Tracing the Roles of Nahdlatul Ulama (NU) and Muhammadiyah in the Stability of Islamic Education in Indonesia

Authors

  • Robiatul Adawiyah Universitas Ibrahimy Sukorejo, Jawa timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22373/jie.v9i1.33929

Keywords:

Islamic education, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, educational stability

Abstract

Islamic education plays an important role in shaping character, strengthening religious identity, and contributing to social development in Indonesia. The historical development of Islamic education has also been closely associated with Islamic mass organizations, particularly Nahdlatul Ulama (NU) and Muhammadiyah, since the early twentieth century. This study traces the historical and institutional trajectories of Islamic education in Indonesia through the roles of NU and Muhammadiyah and discusses how their educational orientations are linked to the continuity of the Islamic education system amid social change and global challenges. This study uses a library research design. The sources include scholarly books, journal articles, selected writings of central NU and Muhammadiyah figures, and organizational documents. The materials are examined using content analysis through close reading and thematic grouping to identify recurrent ideas, institutional strategies, and educational orientations reflected in the literature. The analysis indicates that Muhammadiyah contributes to the renewal of Islamic education through the integration of religious knowledge and modern science within structured educational institutions. NU, meanwhile, maintains pesantren-based traditions and develops formal institutions grounded in moderate values, ethical formation, and classical scholarship. These orientations are discussed as complementary rather than contradictory and are associated with continuity and sustainability in Indonesia’s Islamic education landscape. Strengthening educational institutions under NU and Muhammadiyah and re-actualizing the educational ideas of their key figures remain important in responding to the challenges of Islamic education in the context of Industry 4.0 and Society 5.0.

Abstrak

Pendidikan Islam berperan penting dalam pembentukan karakter, penguatan identitas keagamaan, dan kontribusinya terhadap perkembangan masyarakat Indonesia. Secara historis, perkembangan pendidikan Islam di Indonesia juga tidak terlepas dari peran organisasi kemasyarakatan Islam, khususnya Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, sejak awal abad ke-20. Penelitian ini bertujuan menelusuri jejak historis dan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia melalui peran NU dan Muhammadiyah, serta membahas keterkaitan orientasi pendidikan keduanya dengan keberlanjutan sistem pendidikan Islam di tengah perubahan sosial dan tantangan global. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kepustakaan (library research). Sumber data meliputi buku ilmiah, artikel jurnal, karya tokoh sentral NU dan Muhammadiyah, serta dokumen organisasi. Data dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) melalui pembacaan mendalam dan pengelompokan tema untuk mengidentifikasi gagasan, strategi kelembagaan, dan orientasi pendidikan yang berulang dalam literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa Muhammadiyah berkontribusi pada pembaruan pendidikan Islam melalui integrasi pengetahuan agama dan ilmu pengetahuan modern dalam lembaga pendidikan yang terstruktur. Sementara itu, NU mempertahankan tradisi keilmuan pesantren dan mengembangkan institusi formal yang berlandaskan nilai-nilai moderat, pembentukan etika, serta khazanah keilmuan klasik. Kedua orientasi tersebut dipahami sebagai saling melengkapi, bukan saling menegasikan, dan berkaitan dengan kesinambungan serta keberlanjutan pendidikan Islam di Indonesia. Penguatan kelembagaan pendidikan NU dan Muhammadiyah serta reaktualisasi pemikiran tokoh-tokohnya tetap penting untuk merespons tantangan pendidikan Islam dalam konteks Industri 4.0 dan Society 5.0.

References

A. Supriyadi. Madrasah Sebagai Media Pendidikan Islam Moderat. Surabaya: Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pendidikan., 2019.

Abdi, Muhammad Hafid, Fatimah Depi Susanti Harahap, Rika Mutiara Shandi, and Nur Aliya. “KIPRAH NU (NAHDATUL ULAMA) DALAM PENDIDIKAN INDONESIA.” Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik 1, no. 5 (2024): 264–68. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jmia/article/view/2699.

Afida, Nurul, Tanti Elmiah, and Chanifudin. “Keterkaitan Antara Pendidikan Islam Dan Pendidikan Nasional.” INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research 4, no. 3 (2024): 3362–69. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/10782.

Ahmad, KH. Shiddiq. Khittah Nahdliyyah. 4th ed. Surabaya: Khalista, 2006.

Arifin, KHR. As’ad Syamsul. “Pidato KHR. As’ad Syamsul Arifin.” n.d.

Azra, Azyumardi. Pendidikan Islam: Tradisi Dan Modernisasi Di Tengah Tantangan Milenium III. Prenada Media, 2019.

———. THE ORIGINS OF ISLAMIC REFORMISM IN SOUTHEAST ASIA: Networks of Malay-Indonesian and Middle Eastern ‘Ulamāi in the Seventeenth and Eighteenth Century. The Origins of Islamic Reformism in Southeast Asia: Networks of Malay-Indonesian and Middle Eastern ‘Ulamāi in the Seventeenth and Eighteenth Century. University of Hawaii Press, 2022.

Bachtiar, Hasnan, Moh. Nurhakim, and Fathor Rohim. “Purification, Spiritualism, and Reform: Muhammadiyah’s Reception of Neo-Sufism.” Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam 15, no. 1 (June 5, 2025): 84–112. https://doi.org/10.15642/teosofi.2025.15.1.84-112.

Fathiyyah Shabrina Mudafri, Dan Indah Salma Khairi Weli Tridayatna AS. “Sejarah Dan Peran Muhammadiyah Di Dalam Pendidikan.” Proceeding International Seminar on Islamic Studies 5, no. 1 (2024): 1323–29. https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/insis/article/view/18682.

Febriansyah, Denny, and Dawoud Sudqi El-Alami. “Moderate Islam Vis-a-Vis Salafism in Indonesia: An Ideological Competition.” Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 29, no. 1 (May 20, 2021): 55–78. https://doi.org/10.21580/ws.29.1.7212.

Hidayati, Nurul, Abdul Muhid, and Iksan Kamil Sahri. “Educational Dualism in Indonesia: Systematic Literatur Review.” Jurnal Tarbiyatuna 14, no. 2 (December 31, 2023): 130–46. https://doi.org/10.31603/tarbiyatuna.v14i2.9621.

Ibrahimy, Ach. Azaim. Reaktualisasi Khittah An-Nahdliyyah, Memaknai Khittah An-Nahdliyyah Sebagai Sanu’iduha Sirataha Al-Ula. Situbondo, 2020.

Khosin, Khamam. “Reformasi Pendidikan Muhammadiyah Di Indonesia.” Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan 17, no. 2 (March 19, 2023): 435. https://doi.org/10.35931/aq.v17i2.2003.

Mahsyar Idris, and Muhammad Al-Qadri Burga. Nurhayati Siti. Organisasi Muhammadiyah Dalam Perspektif Sejarah, Organisasi Dan Tata Nilai. Yogyakarta, Indonesia: Trust Media Publishing., 2019.

Nasimuddin, Nasimuddin, Moh. Zaen Hasani, and Muhammad Muhammad. “Kedudukan Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional.” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 9, no. 2 (May 28, 2024): 1356–64. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2142.

Nata, Abuddin. Sejarah Pendidikan Islam. Prenada Media, 2022.

Rahmatullah, Mamat, and Sunaryanto Sunaryanto. “Membangun Pendidikan Pesantren Neo-Modernisme Berbasis Nahdlatul Ulama: Perspektif Teori Kepemimpin.” Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan 24, no. 01 (August 10, 2024): 171–86. https://doi.org/10.21274/dinamika.2024.24.01.171-186.

Salito, Bahaking Rama, and Muhammad Rusdi Rasyid. “Organisasi Sosial Keagmaan; Persyarikatan Muhammadiyah, Tokohnya Dan Kegiatannya Dalam Bidang Pendidikan.” Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora 1, no. 1 (January 9, 2023): 1–12. https://doi.org/10.58540/isihumor.v1i1.138.

Syahrun, Fatma. Basrin Melamba Siti Hermina Herman. “Peran Nahdatul Ulama Dalam Pendidikan i Kota Kendari, 1990-2019.” Jurnal Idea Of History 5, no. 2 (2022): 35–48. https://journal.fib.uho.ac.id/index.php/history/article/view/1881

Tasman Hamami. “Muhammadiyah and Nahdlatul Ulama Education: Two Main Pillars of National Education in Indonesia.” Jurnal Pendidikan Agama Islam 18, no. 2 (December 31, 2021): 307–30. https://doi.org/10.14421/jpai.2021.182-06.

Zarkasyi, Hamid Fahmy. “Imam Zarkasyi’s Modernization of Pesantren in Indonesia (A Case Study of Darussalam Gontor).” QIJIS (Qudus International Journal of Islamic Studies) 8, no. 1 (June 30, 2020): 161. https://doi.org/10.21043/qijis.v8i1.5760.

Zuhdi, Muhammad. “Challenging Moderate Muslims: Indonesia’s Muslim Schools in the Midst of Religious Conservatism.” Religions 9, no. 10 (October 11, 2018): 310. https://doi.org/10.3390/rel9100310.

Downloads

Published

2026-01-31