PENERAPAN SISTEM AGROFORESTRI DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DAN KELESTARIAN HUTAN (STUDI KASUS DESA PENOSAN SEPAKAT, GAYO LUES)

Authors

  • Triaty Handayani Program Studi Kehutanan PSDKU Gayo Lues, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh
  • Ridwan Ridwan Departemen Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.22373/xz6whp12

Abstract

Perubahan tutupan lahan semakin marak terjadi yang menyebabkan terjadinya penyusutan kawasan hutan. Hal tersebut dipegaruhi oleh berbagai hal seperti tingginya kebutuhan lahan pertanian bagi masyarakat dan kebutuhan ekonomi yang semakin meningkat. Desa Penosan Sepakat berada dekat dan berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung dan Taman Nasional Gunung Leuser, agar keberadaan kawasan hutan tetap terjaga sehingga diperlukan optimalisasi lahan dengan penerapan sistem agroforestri. Agroforestri mengintegrasikan tanaman berkayu dengan tanaman pertanian untuk menghasilkan manfaat ekologis dan ekonomis secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis komposisi tanaman dan kontribusi ekonomi dari pola agroforestri yang telah lama dipraktikkan masyarakat, khususnya pada dua petani yang mewakili pola tanam dominan di desa tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi langsung ke kebun masyarakat yang menerapkan pola agroforestri dan wawancara dengan pemilik kebun sekitar kawasan hutan. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat menerapkan sistem agroforestri dengan kopi sebagai tanaman utama yang dipadukan dengan tanaman Multipurpose Tree Species (MPTS) seperti alpukat, jambu air, mangga, nangka, lamtoro, dan kemiri yang dijadikan sebagai naungan pelindung kopi serta menambah pendapatan masyarakat. Pendapatan kotor Petani 1 mencapai Rp 45.200.000/tahun, sedangkan Petani 2 mencapai Rp 101.100.000/tahun, dengan kopi sebagai kontributor terbesar. Tanaman lain seperti alpukat, jeruk, kakao, dan nangka memberikan tambahan pendapatan sekaligus menjadi sumber konsumsi rumah tangga, sehingga turut memperkuat ketahanan pangan keluarga. Sistem agroforestri tidak hanya meningkatkan diversifikasi sumber pendapatan, tetapi juga mengurangi kebutuhan pembukaan lahan baru serta meningkatkan keberlanjutan pengelolaan lahan masyarakat.

Kata kunci: agroforestri, ketahanan pangan, konservasi hutan, kopi, pendapatan petani.

Downloads

Published

2025-12-24