KETAHANAN MENTAL GENERASI Z SEBAGAI FONDASI SDM UNGGUL MENUJU INDONESIA EMAS 2045 PADA SANTRI DAYAH AL-MUSLIMUN

Authors

  • Dian Arlianty Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia
  • Nanda Yustina Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia
  • Puput Marlisa Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22373/s6dkwc84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta mengukur tingkat ketahanan mental santri generasi Z di Dayah Al-Muslimun, Aceh Utara, sebagai bagian dari pembentukan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ketahanan mental merupakan kemampuan individu untuk tetap tenang, fokus, dan optimis dalam menghadapi tekanan, tantangan, maupun kegagalan. Santri sebagai generasi muda yang tumbuh di lingkungan pesantren memiliki potensi besar untuk mengembangkan ketahanan mental melalui rutinitas, disiplin, dan pembiasaan nilai-nilai spiritual. Kegiatan yang dilakukan pada bulan september 2025 ini diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep ketahanan mental dan pentingnya daya tahan psikologis bagi generasi muda, yang kemudian dilanjutkan dengan pengisian kuesioner berbasis skala Likert untuk mengukur tingkat ketahanan mental santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar santri berada pada kategori ketahanan mental tinggi (72,45%) dan sangat tinggi (23,47%), dengan rata-rata skor keseluruhan sebesar 37,98 (nilai minimum 26 dan maksimum 49). Hasil uji Independent sample t-test menunjukkan nilai p = 0,128 (> 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan antara ketahanan mental santriwan dan santriwati. Hal ini mengindikasikan bahwa sistem pendidikan, pembiasaan, dan pengasuhan di lingkungan dayah/pesantren mampu membentuk ketahanan mental yang relatif setara antara kedua gender.

Kata kunci: Gender, Generasi Emas 2045, Ketahanan Mental, Santri

Downloads

Published

2025-12-31