PERAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MELESTARIKAN NILAI-NILAI BUDAYA LOKAL

Authors

  • Fuji Awaliah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta UIN SUKA
  • Sedya Santosa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

DOI:

https://doi.org/10.22373/rjmm1960

Keywords:

Education, Islam, Local Culture

Abstract

Islamic education has an important role in shaping individual and collective character and strengthening local cultural identity in the current era of globalization. the role of Islamic education in promoting local customs. This study uses a qualitative approach with a type of library research to explore the role of Islamic education in preserving local culture. The results show that the development of educational programs based on local culture can be one of the solutions to strengthen cultural identity among students. Some madrasahs and pesantren have implemented project-based learning that involves students in cultural preservation activities, such as research on local history, making traditional artworks, or documenting folklore. Community involvement in educational activities, such as cultural festivals and tradition celebrations, further strengthens the relationship between education and local culture. Islamic education has the potential to create a generation that not only has a strong understanding of religion, but also a rich cultural identity, so that it can contribute positively in maintaining and developing the richness of local culture in the midst of changing times.

References

Abdurrahman. (2010). Pendidikan Islam dan Kebudayaan Lokal.

Angesti. (2022). Penanaman Jiwa Nasionalisme Guna Menghadapi Kerusakan Tatanan Bahasa dan Budaya Lokal Di Era Globalisasi. Jurna Global Citizen, XI(2).

Habibuddin. (2022). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pelestarian Budaya Lokal Sebagai SUmber Belajar Siswa Sekolaha Dasar. Jurnal Abdi Populika, 3(2).

Kurnia, H., Dasar, F. L., & Kusumawati, I. (2022). Nilai-nilai karakter budaya Belis dalam perkawinan adat masyarakat Desa Benteng Tado Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur. Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 6(2), 311–322. https://doi.org/10.22219/satwika.v6i2.22300

Kurniawan R. (2012). Pendidikan Karakter di Pesantren: Studi Kasus di Jawa.

M. Fikri Ardiansyah. (2022). Pelestarian Budaya Lokal Melalui Pembiasaan Bahasa Jawa Krama di Madrasah Ibtidaiyah. Al-Mihnah: Jurnal Pendidikan Islam Dan Keguruan, 1(1).

Mulyasa. (2012). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam yang Berbasis Budaya Lokal.

Nanang Martono. (2015). Metode Penelitian Sosial (Konsep-Konsep Kunci) (Rajawali P).

Nurwastuti Setyowati. (2022). Interkoneksi Agama, Sosial dan Budaya dalam Pendidikan Islam. JIEI: Journal Of Islamic Education And Innovation, 3(1).

Rachmat Ajie Sabda. (2022). Suatu Kajian Pelestarian Budaya Lokal Padepokan Pencak Silat dalam Upaya Melestarikan Nlai-Nilai Nasionalisme. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1).

Suyanto S. (2014). Kearifan Lokal dalam Pendidikan: Perspektif Pendidikan Islam.

Wakarmamu, T., & Si, S. M. (2021). Metode Penelitian Kualitatif Penerbit Cv.Eureka Media Aksara. Metode Penelitian Kualitatif Penerbit Cv.Eureka Media Aksara, 1.

Yuli Supriani. (2022). Strategi Pengembangan Pendidikan Multikultural pada Institusi Pendidikan Islam. Edukasia: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(3).

Zainal M. (2020.). Peran Komunitas dalam Pendiidkan Islam.

Published

2026-01-11

Issue

Section

Artikel