Libraries as Digital Literacy Spaces for Muslims: Challenges and Opportunities in Contemporary Islam
DOI:
https://doi.org/10.22373/adabiya.v27.i2.33352Abstract
The development of digital technology demands that Muslims possess adequate digital literacy skills to understand and utilize religious information critically and responsibly. In this context, libraries play a strategic role as digital literacy spaces that provide trusted sources of Islamic information grounded in scholarly traditions. This study aims to examine the role of libraries as digital literacy spaces for Muslims from a contemporary Islamic perspective. The study employed a literature review method with a descriptive qualitative approach through a review of relevant literature. The results indicate that the digital transformation of libraries further strengthens their role in enhancing digital literacy and fostering a moderate and contextual understanding of Islam. Despite challenges such as the digital literacy gap and limited curated collections, digital libraries offer significant opportunities for equitable access to knowledge and the preservation of Islamic scholarly treasures.
Perkembangan teknologi digital menuntut umat Islam memiliki kemampuan literasi digital yang memadai agar dapat memahami dan memanfaatkan informasi keagamaan secara kritis serta bertanggung jawab. Dalam konteks ini, perpustakaan memegang peran strategis sebagai ruang literasi digital yang menyediakan sumber informasi keislaman yang tepercaya dan berpijak pada tradisi keilmuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran perpustakaan sebagai ruang literasi digital umat Islam dalam perspektif Islam kontemporer. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelaahan literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi perpustakaan ke arah digital semakin memperkuat perannya dalam meningkatkan literasi digital serta membangun pemahaman keislaman yang moderat dan kontekstual. Meskipun dihadapkan pada tantangan seperti kesenjangan literasi digital dan keterbatasan koleksi yang terkurasi, perpustakaan digital memiliki peluang besar dalam pemerataan akses pengetahuan dan pelestarian khazanah keilmuan Islam.
Downloads
References
Ahmad, Ikhsan, Iman Mukhroman, and Rangga Galura Gumelar. “Penguatan Literasi Media Digital di Pesantren Tradisional Alfathaniyah Kota Serang: Membangun Generasi Melek Teknologi dengan Nilai Keislaman.” Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat 2, no. 6 (2024): 236–46.
Aji, Tandira, Tsuraya Banatya Sundusy, Vania Maulida Azzahra, and Yasmin Akhdinie. “Inovasi Perpustakaan Digital : Meningkatkan Akses Dan Minat Baca Di Era Digital.” Jmi : Jurnal Multidisiplin Ilmu 1, no. 1 (2022): 1–8.
Anggara, Septa, and Slamet Khoeron. “Pengaruh Peran Perpustakaan terhadap Tingkat Kemampuan Literasi Digital Santri di MA Unggu- lan Al-Imdad Bantul.” Buletin Perpustakaan Universitas Islam Indonesia 6, no. 2 (2023): 263–95.
Azizi, Muhammad Rizky, Tisya Dwi Nuraini, Syafah Audina, and Ali Hasan Siswanto. “Rekonstruksi Epistimologi, Dakwah Dalam Konteks Digitalisasi Dan Era Disrupsi.” Jurnal Penelitian Nusantara 1, no. 6 (2025): 654–66.
Ismael, Fauzan. “Strategi Pendidikan Islam Di Era Digital: Peluang Dan Tantangan.” Innovative: Journal Of Social Science Research 3, no. 3 (2023): 4526–33.
Izzati, Nabilla Fairuz, and Abdul Karim Batubara. “Literasi Digital Masyarakat Pedesaan: Studi di Desa Tanah Tinggi Kabupaten Batubara.” Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora 11, no. 2 (2025): 455–65. https://doi.org/10.37567/alwatzikhoebillah.v11i2.3885.
Jaya, I Nengah Sutrisna. “Peran Perpustakaan dalam Meningkatkan Literasi Informasi bagi Pemustaka.” Media Sains Informasi dan Perpustakaan 4, no. 2 (2024): 70–80.
Juhara, Heri, Asep Nugraha Jaya Pamungkas, Tresna Ridwan Firmansyah, Omang Komarudin, and Agus Nurkoliq. “Dinamika Studi Islam Di Era Digital Dalam Pemahaman Keagamaan.” Refresh: Manajemen Pendidikan Islam 2, no. 2 (2024): 53–58.
Kadir, Surni. “Pergeseran Pemikiran Islam di Era Digital, Tantangan dan Peluang bagi Muslim Milenial.” Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman 20, no. 02 (2025): 153–63.
Mudiono, and Muhammad Mudzakkir. “Transformasi Manajemen Pendidikan Islam Di Era Digital: Kajian Konseptual Tentang Peluang Dan Tantang.” Journal Of Islamic Education Management 1, no. 1 (2025): 29–43.
Muhammad Syahrul Hasan. 2025. Transformasi Literasi Pesantren di Nusantara: Dari Kitab Kuning ke Ebook dalam Perspektif Peradaban Islam (Abad Ke-16 Hingga Abad Ke-21). Accessed December 22, 2025. https://repository.unusia.ac.id/id/eprint/786/1/Muhammad%20Syahrul%20Hasan%20-%2021220010.pdf.
Nabila, R., Rasyid, S. A., Safri, T. M., Manan, A., & Hasan, N. A. (2024). Peran Perpustakaan Madrasah dalam Mendukung Program Moderasi Beragama di MTsS Ulumul Quran Banda Aceh. Baitul ’Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 8(2), 1–16. https://doi.org/10.30631/baitululum.v8i2.235
Ramadhani, Ayu. “Optimalisasi Digitalisasi Dan Akses Terbuka Untuk Koleksi Skripsi Di UPT. Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu.” Diploma, Universitas Islam Negeri Datokarama Palu, 2024. https://repository.uindatokarama.ac.id/id/eprint/3784/.
Rodin, Rhoni, Yuyun Yumiarti, Riska Putri, and Andre Fadhila. “Strategi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam IAIN Curup dalam Mengembangkan Literasi Keislaman berbasis Digital di Era 5.0.” Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi 9, no. 4 (2025): 662–80. https://doi.org/10.14710/anuva.9.4.662-680.
Sari, Jayanti Armida, and Bambang Agus Diana. “Dampak Transformasi Digitalisasi terhadap Perubahan Perilaku Masyarakat Pedesaan.” Jurnal Pemerintahan dan Politik 9, no. 2 (2024): 88–96. https://doi.org/10.36982/jpg.v9i2.3896.
Shafi, Azfa Nabil. “Peran Perpustakaan Dalam Meningkatkan Minat Baca Buku Diniyyah Santri Kelas 8D Salafiyah Wustha Islamic Centre Bin Baz.” Other, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta, 2025. https://repository.stitmadani.ac.id/id/eprint/235/.
Siti Fatima, Masriyah, Shofrian Rendiaji, and Abdul Wafi. “Peran Literatur Digital dalam Membentuk Syakhsiyah Islam Mahasiswa di Tengah Era Kemunduran Berpikir.” Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1, no. 4 (2025): 1183–94. https://doi.org/10.63822/3qee2811.
Tania, Yesika Eva. “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat.” JIPIS : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam 2, no. 1 (2023): 1. https://doi.org/10.31958/jipis.v2i1.8602.
Vitriana, Novita. “Transformasi perpustakaan di era digital native.” Librarium: Library and Information Science Journal 1, no. 1 (2024): 59–69. https://doi.org/10.53088/librarium.v1i1.693
Wahyuni, S., & Safri, T. M. (2023). Peran Ruang Baca Rimba Bulan dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Masyarakat Kota Padang Panjang. Jurnal Adabiya, 25(2), 133–147. https://doi.org/10.22373/adabiya.v25i2.19295
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2025 Mufti Zevira Zevira, Ita Rodiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Procedure Proposed for Public Access Journals The authors of Jurnal Adabiya Journal adhere to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication, with the work licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that permits others to share the work with attribution to the authorship and first publication in this journal.
b. Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (such as posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with attribution to the journal's initial publication.
c. Authors are permitted and encouraged to submit their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as this can lead to fruitful exchanges and increased citations of published work (See The Effect of Open Access).
d. Jurnal Adabiya Journal publishes, distributes, uses, and repurposes scholarly works under the CC-BY SA license or an equivalent license.
