Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila Menggunakan Articulate Storyline dengan Model Kontekstual untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar

Penulis

  • Dellayla Ayu Az Zahra Universitas Negeri Semarang
  • Eko Handoyo Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Barokah Isdaryanti Universitas Negeri Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22373/pjp.v14i3.31407

Abstrak

Permasalahan pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD Negeri Sampangan 02, Semarang, menunjukkan bahwa banyak siswa kelas IV mengalami kesulitan memahami materi analitis seperti sejarah perumusan Pancasila dan makna sila- silanya. Hal ini disebabkan oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, kurangnya variasi media pembelajaran, pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru, serta dampak learning loss. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline yang dipadukan dengan model pembelajaran kontekstual guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, dibatasi hingga tahap validasi ahli. Tahapan meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, dan validasi oleh ahli materi, media, dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan skor kelayakan yang sangat baik: 98,46% (materi), 95,38% (media), dan 96% (bahasa). Hasil ini menunjukkan bahwa media sangat layak untuk diujicobakan. Media ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pembelajaran bermakna, dan partisipasi aktif siswa, serta mendukung pembelajaran abad ke-21 melalui integrasi teknologi dan model kontekstual.

Kata Kunci: Pendidikan Pancasila, Articulate Storyline, Model Kontekstual.

Diterbitkan

2025-12-30

Cara Mengutip

Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila Menggunakan Articulate Storyline dengan Model Kontekstual untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. (2025). PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN, 14(3), 403-421. https://doi.org/10.22373/pjp.v14i3.31407